Showing posts with label ketupat. Show all posts
Showing posts with label ketupat. Show all posts

4 Makanan Khas pada saat Lebaran tiba

Lebaran memang hari yang paling ditunggu-tunggu.
Silahturahmi, saling memaafkan, dan makan-makan sudah jadi tradisi kita saat lebaran.
Ayo siapa yang ikut bantuin mama masak untuk lebaran?
Ternyata ada beberapa fakta seru nih dari makanan lebaran yang biasa kita makan ini.

Ketupat

Nggak lengkap rasanya Lebaran tanpa ketupat. Ternyata ada filosofi tersendiri lho di balik ketupat dan makna Lebaran. Anyaman kulitnya yang rumit dan saling tumpang tindih dianggap mencerminkan perjalanan hidup kita.  Perjalanan kita akan selalu diselingi oleh kesulitan dan masalah. Jadi, hal yang wajar jika kita melakukan kesalahan. Selain itu tali yang tidak putus pada anyaman ketupat menggambarkan pentingnya silahturahmi. Ketupat yang dibelah dan terlihat warna putih beras di dalamnya menjadi lambang suci dan bersihnya hati manusia setelah saling memaafkan dan mengakui kesalahan dengan tulus. 
Ketupat
Rendang
Rendang adalah makanan asli Sumatra Barat dan sudah terkenal ke seluruh dunia. Rendang menjadi makanan terenak di dunia versi CNN International pada 2011. Rendang juga dinobatkan sebagai “The Most Balanced Food” dalam acara LA Travel & Adventure show. Rendang memiliki ciri khas yang unik, yaitu bisa bertahan selama tiga bulan tanpa dipanaskan. 
Rendang
Semur
Meskipun jadi makanan khas Lebaransemur ternyata berasal dari penjajah Belanda lho. Soalnya di jaman penjajahan, semur dijadikan sebagai menu utama perjamuan bangsa Belanda. Tahu nggak ternyata nama semur ini berasal dari Bahasa Belanda lho. Semur berasal dari kata “Smoor”, yang artinya masakan yang direbus dengan tomat hingga empuk.
Semur
Kastengel dan Nastar
Ini dia kue khas lebaran favorit kita. Ternyata dua kue kering berasal dari Belanda. Di Belanda kastengel dan nastar biasanya ada pada hari perayaan Natal. Kastengel berasal dari kata “kaas” dan “Stengel”. Kaas artinya keju, sedangkan Stengel artinya batangan. Karena bentuknya yang kecil seperti batang makanya disebutlah kastengel. 
Kue Nastar
Sama seperti kastengel, kata nastar juga berasal dari Bahasa Belanda, yaitu “ananas” (artinya nanas) dan “tart” (artinya kue tar). Nastar sendiri memiliki arti kue nanas. Selain untuk perayaan Natal dan Lebaran, ternyata nastar juga wajib ada pada perayaan Imlek.  Dalam bahasa China Hokkian, nastar dapat diartikan sebagai “kemakmuran datang kemari” atau rezeki dan keberuntungan datang. Rasa manis dan warna emasnya dari isi nastar ini melambangkan rezeki yang manis dan melimpah.

Source : http://www.gadis.co.id/gaul/ngobrol/4.makanan.khas.lebaran/001/007/1229

Arti dan Makna Filosofi Ketupat

Ketupat tidak lepas dari perayaan Idul Fitri. Dalam perayaan idul fitri, tentunya di situ ada satu hal yang tidak pernah pisah dari perayaan ketupat lebaran. Istilah tersebut telah menjamur di semua kalangan umat islam terutama di pulau jawa.
Ketupat atau kupat sangatlah identik dengan Hari Raya Idul Fitri. Buktinya saja dimana ada ucapan selamat idul fitri tertera gambar dua buah ketupat atau lebih. Apakah ketupat ini hanya sekedar pelengkap hari raya saja ataukah ada sesuatu makna di dalamnya?

Ketupat
Sejarah Ketupat.
Adalah kanjeng Sunan Kalijaga yang pertama kali memperkenalkan pada masyarakat jawa. Sunan Kalijaga membudayakan 2 kali BAKDA, yaitu bakda lebaran dan bakda kupat. Bakda kupat dimulai seminggu sesudah lebaran. Pada hari yang disebut BAKDA KUPAT terswebujt, di tanah jawa waktu itu hampir setiap rumah terlihat menganyan ketupat dari daun kelapa muda.
Setelah selesai dianyam, ketupat diisi dengan beras kemudian dimasak. Ketupat tersebut diantarkan ke kerabat yang lebih tua, sebagai lambang kebersamaan.

Arti Kata Ketupat.
Dalam filosofi jawa, ketupat lebaran bukanlah sekedar hidangan khas hari raya lebaran. Ketupat memiliki makna khusus. Ketupat atau kupat dalam bahasa jawa merupakan kependekan dari Ngaku Lepat dan Laku Papat.
Ngaku lepat artinya mengakui kesalahan.
Laku papat artinya empat tindakan.
Ngaku Lepat.
Tradisi sungkeman menjadi implementasi ngaku lepat (mengakui kesalahan) bagi orang jawa.
Prosesi sungkeman yakni bersimpuh di hadapan orang tua seraya memohon ampun, dan ini masih membudaya hingga kini.
Sungkeman mengajarkan pentingnya menghormati orang tua, bersikap rendah hati, memohon keikhlasan dan ampunan dari orang lain, khusunya orang tua.
Laku Papat.
Laku papat artinya empat tindakan dalam perayaan Lebaran.
Empat tindakan tersebut adalah:
1. Lebaran.
2. Luberan.
3. Leburan.
4. Laburan.
Arti Lebaran, Luberan, Leburan dan Laburan.
Lebaran.
Lebaran bermakna usai, menandakan berakhirnya waktu puasa. Berasal dari kata lebar yang artinya pintu ampunan telah terbuka lebar.
Luberan.
Bermakna meluber atau melimpah. Sebagai simbol ajaran bersedekah untuk kaum miskin.
Pengeluaran zakat fitrah menjelang lebaran pun selain menjadi ritual yang wajib dilakukan umat islam, juga menjadi wujud kepedulian kepada sesama manusia.
Leburan.
Maknanya adalah habis dan melebur.
Maksudnya pada momen lebaran, dosa dan kesalahan kita akan melebur habis karena setiap umat islam dituntut untuk saling memaafkan satu sama lain.
Laburan.
Berasal dari kata labur atau kapur.
Kapur adalah zat yang biasa digunakan untuk penjernih air maupun poemutih dinding.
Maksudnya supaya manusia selalu menjaga kesucian lahir dan batin satu sama lain.
Nah, itulah arti kata ketupat yang sebenarnya.
Selanjutnya kita akan mencoba membahas filosofi dari ketupat itu sendiri.
Filosofi Ketupat:
1. Mencerminkan Beragam kesalahan manusia.
Hal ini bisa terlihat dari rumitnya bungkusan ketupat ini.
2. Kesucian hati.
Setelah ketupat dibuka, maka akan terlihat nasi putih dan hal ini mencerminkan kebersihan dan kesucian hati setelah memohon ampunan dari segala kesalahan.
3. Mencerminkan kesempurnaan.
Bentuk ketupa begitu sempurna dan hal ini dihubungkan dnegan kemenangan umat islam setelah sebulan lamanya berpuasa dan akhirnya menginjak idul fitri.
4. Karena ketupat biasanya dihidangkan dnegan lauk yang bersantan, maka dalam pantun jawa pun ada yang bilang "KUPA SANTEN", Kulo Lepat Nyuwun Ngapunten (Saya Salah Mohon Maaf).

Tradisi Lebaran di Indonesia

Ada beberapa kegiatan yang sudah menjadi tradisi lebaran bagi masyarakat Indonesia. Tradisi lebaran ini sudah terjadi secara turun-temurun sebagai warisan budaya bangsa yang masih belum terkikis oleh modernisasi jaman. Berikut ini kegiatan yang sudah menjadi tradisi lebaran bagi masyarakat Indonesia

Tradisi Lebaran: Mudik
Banyaknya para perantau, baik dari luar kota maupun luar pulau untuk mencari nafkah jauh dari kampung halaman, membuat tradisi mudik tidak pernah terlewatkan di setiap lebaran dari tahun ke tahun. Apalagi libur lebaran umumnya lebih panjang daripada libur di hari lain, sehingga orang-orang memiliki banyak waktu untuk pulang kampung ataupun berkunjung ke sanak saudara yang berada jauh khususnya orangtua. Mudik merupakan tradisi terbesar di hari lebaran bagi masyarakat Indonesia. Para pemudik bisa mencapai puluhan juta per tahun.
Tradisi Lebaran: Halal Bi Halal
Halal bi halal adalah istilah untuk saling mengunjungi teman, tetangga, dan sanak saudara untuk saling ber maaf-maaf an. Tradisi ini bahkan juga mengikuti perkembangan jaman dengan melakukan halal bi halal melalui media online dan gadget modern. Saling bermaafan melalui handphone, media sosial, dan semacamnya.

Tradisi Lebaran: Takbir Keliling
Malam lebaran selalu ditandai dengan kumandang takbir untuk merayakan hari kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa. Dan sebagai tradisi bagi masyarakat Indonesia diadakan takbir keliling baik dengan menggunakan kendaraan maupun sekedar berjalan kaki dengan mengumandangkan takbir keliling kampung. Kebersamaan masyarakat Indonesia sangat terlihat di hari lebaran tiba seperti ini.

Tradisi Lebaran: Menabuh Bedug
Dengan bersamaan kumandang takbir, umumnya orang-orang juga akan menabuh bedug sebagai ungkapan kebahagiaan mereka. Tabuhan bedug ini dilakukan seirama sehingga membuat suasana malam lebaram semakin marak dan mengharukan.
Tradisi Lebaran: Ketupat
Sepulang shalat Idul Fitri di rumah biasanya sudah tersaji ketupat lebaran sebagai menu sarapan. Ketupat lebaran ini biasanya dimakan dengan opor ayam, rendang daging, semur dan kerupuk udang. Bahagia rasanya berkumpul bersama keluarga dan makan ketupat lebaran bersama.
Tradisi Lebaran dengan saling mengirim makanan
Saling mengirim makanan ke tetangga sebelah maupun sanak saudara yang agak jauh sjuga merupakan tradisi turun temurun dari nenek moyang. Selain untuk tetap menjaga tali persaudaraan antar warga juga menjadi ajang saling memberi kepada yang kurang mampu dan berbagi kebahagiaan di hari lebaran.
THR
THR atau uang saku ini sudah menjadi tradisi untuk dibagikan kepada anak-anak kecil. Hal ini juga yang paling ditunggu-tunggu. Selain itu perusahaan-perusahaan juga akan mengeluarkan THR untuk para karyawannya. hal ini juga telah menjadi ketetapan pemerintah.
Tradisi Lebaran dengan baju baru
Sebagai simbol bahwa lebaran adalah hari yang fitri dan terlahir seperti baru kembali.
Ziarah Makam
Setelah lepas sholat Idul Fitri biasanya warga akan berbondong-bondong berziarah ke makam leluhur dan orangtua untuk mendoakan arwah mereka.
Rekreasi
Menghabiskan waktu libur lebaran biasanyasaling mengunjungi rumah saudara dan sekaligus berpergian ke tempat wisata. Tradisi ini membuat tempat-tempat wisata penuh dikunjungi orang-orang yang ingin menghabiskan waktu lebaran bersama keluarga.
Petasan
Meski jauh-jauh hari sudah ada himbauan dan razia , petasan tetap muncul disana sini . Tradisi ini susah diberantas karena sudah mengakar budaya. Sehingga tiap jelang lebaran tiba, pasti banyak orang berjualan kembang api dan petasan.


Source : http://id.theasianparent.com/tradisi-lebaran/
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...