8 Tips Aman Naik Pesawat Bersama Bayi

Perjalanan jauh membawa si kecil (bayi) sebaiknya dihindari jika hal itu tidak terlalu penting. KarenA tubuh si Bayi masi rentan terhadap kuman dan masih belum bisa menyesuaikan diri secara sempurna terhadap kondisi lingkungan sekitar. Tetapi jika perjalanan jauh tidak dapat dihindari, maka ada beberapa hal yang harus kita perhatikan agar tetap nyaman selama melakukan perjalanan bersama si kecil.


1. Pesan satu tempat duduk tambahan buat si kecil
Hal ini terutama jika bayi anda sudah cukup besar karena sangat tidak dianjurkan memangku bayi saat naik pesawat. Selain itu gunakan car seat untuk keamanan buah hati anda.

2. Jika waktu penerbangan cukup lama, bawa mainan atau benda kesukaan si kecil agar ia tetap tenang di tempat duduknya.

3. Lengkapi bayi dengan cadangan oksigen. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya sesak napas yang biasanya terjadi di lingkungan dengan kadar oksigen rendah seperti di kabin pesawat.

4. Berikan susu atau dot atau susui si kecil jika pesawat sedang take off dan mendarat untuk mengurangi rasa sakit di telinga akibat perubahan tekanan udara secara mendadak.


5. Jika rewel, gendong bayi posisi berdiri menghadap belakang.

6. Perhatikan usia si kecil. Anda boleh membawa si kecil jika usianya lebih dari 3 bulan. Jangan melakukan perjalanan dengan si kecil dengan pesawat bila usianya kurang dari 6 minggu. Hal ini karena pada usia tersebut bayi masih rentan terhadap bakteri terutama di ruangan yang tertutup seperti kabin pesawat.

7. Tidak terburu-buru keluar pesawat untuk menghindari desakan.

8. Jangan lupa baca doa ketika naik pesawat.

8 Larangan Setelah Makan

MENJAGA kesehatan tidak hanya terpaku pada memerhatikan jenis makanan. Lebih dari itu, Anda harus memerhatikan apa saja yang harus dilakukan dan harus ditinggalkan selepas makan. Jika diperhatikan dengan baik, hal-hal yang sebaiknya ditinggalkan itu, Anda akan merasakan manfaat lebih dari makanan yang Anda konsumsi.

Ada 8 (delapan) Larangan setelah Makan :
1. MEROKOK
Coba Anda bayangkan! Merokok saja sudah merusak tubuh apalagi jika hal ini. Anda lakukan setelah makan. Berdasarkan penelitian, mengisap satu batang rokok setelah makan sama saja dengan merokok sepuluh batang. Sehingga, kemungkinan terserang kanker jauh lebih besar.


2. MAKAN BUAH
Selama ini orang salah persepsi tentang hal yang satu ini. Kebanyakan orang makan buah setelah dianggap sebagai tradisi dan mereka meyakini buah sebagai hidangan pencuci mulut. Padahal, mengkonsumsi buah setelah akan membuat perut dipenuhi udara alias kembung.

Tapi bukan berarti Anda tidak boleh siasati. Nah, cobalah Anda mengonsumsi buah dengan jeda waktu 1-2 jam setelah makan. Dan jangan Anda mengonsumsi buah satu jam sebelum makan, ini akan membuat perut Anda kenyang dan makan tidak terlalu banyak.


3. MINUM TEH
Berdasarkan penelitian, daun teh memiliki kandungan asam yang tinggi. Hal ini menyebabkan kendungan protein dalam makanan sulit dicerna. Selain hal itu, minum teh setelah makan dapat menyebabkan hambatan terhadap penyerapan zat dalam tubuh hingga 80 persen. Padahal, seperti yang kita ketahui, zat besi sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan kualitas tubuh manusia.


4. MENGENDURKAN IKAT PINGGANG
Ini hal yang sepele tapi seringkali dilakukan. Mungkin maksud Anda supaya makanan yang masuk bisa lebih banyak dan Anda tidak merasa begah. Karena itu, Anda mengendurkan ikat pinggang. Tahukah Anda? Mengendurkan ikat pinggang dapat menyebabkan usus terbelit dan terblokir.


5. MANDI
Walaupun tidak banyak orang yang melakukan, terkadang ada saja yang berpikir untuk melakukan mandi selepas makan. Pada pagi hari kebanyakan orang lebih memilih makan dulu daripada mandi dengan alasan setelah makan pasti perut menjadi penuh dan hasrat ingin buang hajat lebih besar. Sehingga Anda berpikir untuk mandi sekalian BAB.

Padahal, mandi yang dilakukan setelah makan akan menaikkan aliran darah ke tangan, kaki dan badan yang menyebabkan jumlah darah sekitar perut akan terus berkurang. Hal ini akan melemahkan sistem pencernaan di dalam perut.


6. BERJALAN-JALAN
Satu lagi yang benar-benar harus Anda hindari. Pernahkah Anda mendengar cerita bahwa orang yang sedang mengikuti lomba gerak jalan maupun lari marathon tiba-tiba saja muntah ditengah jalan? Ya, itu adalah salah satu alasan mengapa Anda tidak boleh langsung berjalan apalagi lari setelah makan. Berjalan akan menyebabkan sistem pencernaan tidak mampu menyerap nutrisi dari makanan yang telah Anda makan.


7. LANGSUNG TIDUR
Satu hal yang paling sulit untuk dihindari adalah rasa kantuk setelah makan. Apalagi jika makanan yang baru saja dikonsumsi sangat memuaskan perut dalam artian sangat mengenyangkan. Namun, cobalah untuk tidak mengikuti rasa kantuk Anda. Tidur setelah makan membuat makanan tidak dapat dicerna secara baik. Akibatnya, usus mengalami kembung dan terjadi peradangan.


8. MINUM AIR DINGIN
Hal terakhir ini yang banyak tidak disadari oleh masyarakat adalah minum air dingin. Suhu dingin akibat es yang berkondesasi dengan air dapat membekukan makanan, terutama yang mengandung minyak (lemak akan terbekukan). Hingga pada akhirnya lemak itu bisa tertimbun dalam usus dan mengakibatkan penyempitan saluran-saluran pencernaan dan berujung pada kegemukan. Nah, untuk itu mulai saat ini cobalah ganti air es yang biasa Anda minum dengan minum air hangat.

(Genie/Genie/nsa)

Source : http://lifestyle.okezone.com/read/2009/10/05/27/262774/8-larangan-setelah-makan

Cerita Inspirasi - BEBEK atau AYAM?


Sepasang pengantin baru tengah berjalan bergandengan tangan disebuah hutan. Pada suatu malam musim panas yang indah, seusai makan malam. Mereka sedang menikmati kebersamaan yang menakjubkan tatkala mereka mendengar suara di kejauhan,"kwek kwek!"

"Dengar" kata si istri, "itu pasti suara ayam."

"Bukan, bukan. Itu suara bebek," kata si suami.

"Nggak, aku yakin itu ayam," si istri bersih keras.

"Mustahil. Suara ayam itu 'kukuruyuk!', bebek itu 'kwek kwek!' Itu bebek, sayang,"kata si suami dengan disertai gejala-gejala awal kejengkelan.

"Kwek ! Kwek!" Terdengar lagi.

"Nah tu! Itu suara bebek," kata si suami.

"Bukan, sayang... itu ayam! Aku yakin betul!" Tandas si istri, sembari menghentakkan kaki.

"Dengar ya!itu a..da..lah...be...bek, B-E-B-E-K. Bebek! Tahu?!" Si suami berkata dengan gusar.

"Tetapi itu ayam!" Masih saja si istri bersikeras.

"Itu jelas-jelas bue..bek! Kamu ini... kamu ini...!"

Terdengar lagi suara,"kwek !kwek!" Sebelum si suami mengatakan sesuatu yang sebaiknya tak dikatakannya.

Si istri sudah hampir menangis, "tetapi itu ayam..."

Si suami melihat air mata yang mengambang dipelupuk mata istrinya, dan akhirnya, teringat kenapa dia menikahinya. Wajahnya melembut dan katanya dengan mesra, "Maafkan aku, sayang. Kurasa kamu benar. Itu memang suara ayam kok."

"Terimakasih sayang," kata si istri sambil menggenggam tangan suaminya.

"Kwek!kwek"! Terdengar lagi suara dihutan, mengiringi mereka berjalan bersama dalam cinta.

Maksud dari cerita ini bahwa si suami akhirnya sadar; siapa sih yang perduli itu ayam atau bebek? Yang lebih penting adalah keharmonisan mereka, yang membuat mereka dapat menikmati kebersamaan pada malam yang indah itu. Berapa banyak pernikahan yg hancur hanya gara gara persoalan sepele? Berapa banyak perceraian terjadi karena hal-hal "ayam atau bebek"?

Ketika kita memahami cerita tersebut, kita akan ingat apa yang menjadi prioritas kita. Pernikahan jauh lebih penting ketimbang mencari siapa yang benar atau salah.


Sumber : dari pesan berantai lewat salah satu Chat Messenger yang tidak jelas sumbernya.

Tips Lengkap Memilih Web Hosting



Memilih web hosting tidaklah mudah dengan banyaknya penyedia layanan web hosting seperti sekarang baik di dalam maupun di luar negeri, baik hosting gratisan maupun yang berbayar, apalagi kelihatannya tidak banyak perbedaan yang ditawarkan tiap-tiap penyedia layanan web hosting tersebut, sehingga kita menjadi bingung memilih web hosting yang mana.

Keuntungan dengan banyaknya pilihan penyedia layanan web hosting bagi kita adalah fitur, layanan, dan harga penyedia hosting tersebut menjadi bersaing dan kita bisa memilih web hosting yang terbaik. Bahkan sekarang sebagian web hosting menyediakan layanan web hosting gratisan sebagai strategi mendapatkan pelanggan yang lebih banyak dengan tetap menawarkan layanan web hosting berbayar. Layanan gratisan ini umumnya memiliki fitur terbatas, sehingga kita harus upgrade ke layanan berbayar untuk mendapatkan fitur lebih.


Bila kita lebih teliti dalam memilih web hosting, ada banyak perbedaan yang bisa terlihat, dan semuanya terserah kita ingin memilih web hosting yang mana, sesuai kebutuhan kita. Karena web hosting yang baik dan cocok untuk seseorang belum tentu baik dan cocok untuk kita.

Untuk itu kita akan membahas TIPS-TIPS memilih web hosting yang terbaik sesuai dengan kebutuhan kita.


TIPS-TIPS memilih web hosting

Dalam memilih hosting ada beberapa hal yang harus diperhatikan:

1. Sesuaikan dengan maksud dan tujuan kita membuat blog / situs.
Pentingnya kita menentukan maksud dan tujuan kita ngeblog salah satunya adalah dalam memilih web hosting yang akan kita gunakan. Bila kita hanya ingin membuat blog atau situs pribadi dan tidak ada tujuan akan melakukan monetasi blog, maka cukup menggunakan web hosting gratisan. Kalaupun kita ingin hosting berbayar, hampir semua jenis penjual hosting sudah mendukung hal tersebut. Namun jika kita ingin membuat blog yang bisa dimonetasi, situs bisnis, situs file sharing, video sharing, image sharing, maka kita butuh klasifikasi hosting yang lebih sehingga perlu mengetahui TIPS-TIPS memilih web hosting selanjutnya.

2. Teliti perusahaan penyedia layanan web hosting.
Saat ini banyak sekali perusahaan penyedia layanan hosting yang melakukan penipuan, oleh karenanya kita perlu benar-benar "teliti sebelum memilih" hosting. Yang perlu kita teliti tentang perusahaan penyedia layanan web hosting adalah keteguhan dalam melakukan usaha berupa promosi yang dilakukan, stabilitas perusahaan dalam menjalankan usaha berupa usia perusahaan, profitabilitas (kemampuan mendapatkan keuntungan) berupa perkembangan perusahaan, dan peningkatan jumlah klien / pelanggan yang menggunakan jasa mereka. Perusahaan dengan keteguhan, stabilitas, profitabilitas, dan jumlah klien yang banyak dan baik tentunya akan memberikan jaminan lebih baik kepada kita dalam memilih hosting tersebut.

3. Ketahui siapa pemilik perusahaan penyedia layanan web hosting.
Dengan mengetahui siapa-siapa pemilik dan pengelola perusahaan penyedia jasa hosting, kita bisa mencari tahu track record orang tersebut, yaitu kejujuran, integritas, dan profesionalisme pemilik dan pengelola jasa layanan web hosting tersebut. Untuk mengetahui siapa pemilik perusahaan kita bisa cek melalui www.who.is atau whois.domaintools.com. Bila ada akan lebih baik jika kita menggunakan jasa web hosting dari orang yang sudah kita kenal.

4. Ketahui lokasi server maupun lokasi perusahaan penyedia layanan hosting.
Lokasi server penting diketahui apakah berada di Indonesia atau di luar negeri. Lokasi server tergantung kebutuhan kita, kalau website atau blog kita hanya menargetkan pengunjung dari Indonesia cukup pakai yang lokasi server di Indonesia. Tapi kalau target pengunjung situs atau blog kita dari luar negeri, baiknya gunakan hosting yang lokasi servernya di luar seperti di USA atau Singapura. Sebaiknya kita memilih hosting yang servernya berada di luar agar lebih siap bila nantinya kita juga menginginkan pengunjung dari luar. Lokasi perusahaan juga penting, apakah untuk lokal, regional, nasional, atau internasional.

Kita hendaknya memilih perusahaan web hosting yang servernya dikelola di data center. Jangan memilih perusahaan yang servernya dikelola di rumah atau di kantor sendiri, karena sangat mencurigakan.


5. Ketahui kehandalan (realibility) penyedia layanan web hosting
Cari dan pilih penyedia layanan web hosting dengan kehandalan yang baik dan cepat, yang biasanya diukur dengan persentase "uptime". Cari dan pilih penyedia layanan web hosting dengan jaminan uptime minimum 99%. Sebagian bahkan ada yang menjamin uptime 99.8%.

6. Ketahui Redundansi (Redundancy) penyedia layanan web hosting
Redundansi maksudnya adalah alternatif jalur koneksi ke jaringan. Cari dan pilih web hosting yang memiliki lebih dari satu jalur koneksi ke jaringan, sehingga bila satu jalur bermasalah kita akan diarahkan ke jalur alternatif. Web server kita harus tetap hidup non-stop dan bisa diakses dari mana saja. Apalagi pada generasi web versi kedua ini dimana situs internet saling berhubungan satu sama lain. Banyak penyedia hosting yang berada pada jaringan IIX tidak mempunyai koneksi international yang cukup untuk berkomunikasi dengan situs lainnya, atau bahkan mengirim/menerima email sekalipun.

7. Ketahui ketersedian (Availability) penyedia layanan web hosting
Untuk mengetahui kemampuan ketersediaan penyedia layanan web hosting paling baik adalah pada puncak volume trafik. Seberapa mampu penyedia layanan hosting menangani trafik yang ramai. Kita sebaiknya memilih layanan web hosting yang bisa memberikan ketersediaan pada puncak volume trafik sekalipun.

8. Pastikan kemampuan skalabilitas (Scalability) penyedia layanan hosting
Perlu kita pastikan skalabilitas yang ditawarkan oleh penyedia hosting mampu beradaptasi sejalan dengan perkembangan situs kita. Banyak penyedia hosting yang menawarkan fitur dengan kapasitas yang besar namun hanya merupakan taktik pemasaran, atau harga yang murah atau gratis dengan fitur terbatas namun kita harus membayar jauh lebih mahal saat kita membutuhkan upgrade. Sebaiknya kita memilih layanan hosting yang memiliki kemampuan skalabilitas. Lebih baik lagi bila tersedia fitur downgrade jenis layanan yang kita gunakan untuk berjaga-jaga bila kemudian hari kita merasa cukup dengan paket yang lebih murah.

9. Kenali perangkat keras (Hardware) yang digunakan penyedia layanan web hosting
Pilihlah perusahaan penyedia layanan web hosting dengan perangkat yang digunakan berkualitas dan memang dirancang untuk kebutuhan server (misalnya kelas Intel Xeon atau AMD Opteron untuk prosesor saat ini), bukan sekedar PC atau desktop yang diberi tugas sebagai server.

10. Ketahui jaminan pengawasan (Monitoring) dari penyedia layanan web hosting
Penyedia hosting seharusnya melakukan pengawasan terhadap kinerja layanan yang kita terima baik dilakukan secara langsung ataupun melalui pihak ketiga. Sebaiknya kita memilih penyedia layanan web hosting yang melakukan pengawasan dan pemeriksaan secara otomatis.

11. Pastikan dilakukan backup data oleh penyedia layanan web hosting
Yang perlu kita pastikan sebelum memilih hosting tidak hanya dilakukan backup atau tidak, tetapi juga berapa sering dilakukan backup data kita dan seberapa mudah proses pemulihan data bila terjadi masalah. Saat ini beberapa penyedia hosting melakukan backup data setiap hari.

12. Cek Dukungan Teknis (Technical Support) yang diberikan
Dukungan Teknis dari penyedia layanan web hosting tentunya harus berpengalaman dan benar-benar dapat membantu setiap masalah kita. Untuk itu, sebelum memilih sebuah penyedia hosting sebaiknya kita mengajukan beberapa pertanyaan mengenai hal teknis dan non-teknis tentang hosting tersebut untuk mengenalnya lebih jauh dan apakah sesuai dengan kita. Jumlah staff tidak terlalu menjadi pertimbangan utama. Kalau memang hosting tersebut dimanage oleh 3 orang yang masing-masing ahli pada bidangnya itu bukan sebuah masalah.

13. Periksa Jam Dukungan (Support Hours) yang diberikan
Periksa apakah perusahaan hosting yang ingin kita beli memiliki layanan support yang baik selama 24 jam, jadi kita bisa menyelesaikan masalah yang kita hadapi kapan pun kita hubungi. Banyak perusahaan web hosting khususnya di Indonesia yang supportnya hanya pada jam kerja (siang hari). Sebaiknya kita memilih web hosting yang memiliki support 24 jam.

14. Hitung berapa lama respon (Respon Time) diberikan.
Dengan mencoba mengajukan beberapa pertanyaan mengenai hal teknis dan non-teknis kita juga bisa menghitung berapa lama respon diberikan dalam hitungan menit, jam, atau hari. Sebaiknya kita memilih web hosting yang memberikan respon secepatnya ketika kita mendapat masalah.

15. Periksa apa saja metode dukungan (Support Methods) yang diberikan.
Metode dukungan yang diberikan ada yang berupa telepon, tiket, email, chat, dan juga sms. Sebaiknya kita memilih penyedia web hosting yang memiliki kesemuanya atau minimal memiliki nomor PSTN. Kalau perusahaan tersebut memiliki telpon PSTN, maka kecil kemungkinannya melakukan penipuan, karena letak kantornya jelas dan bisa di cek serta di pertanggung jawabkan.

16. Bacalah T.O.S dan kebijakan dari penyedia layanan web hosting
T.O.S dan kebijakan tiap penyedia layanan berbeda-beda, karena itu kita perlu membaca dan mempelajari T.O.S tersebut dengan teliti. Misalnya di T.O.S beberapa penyedia disebutkan larangan adanya "warez link" atau "adult website" padahal terkadang tanpa kita sadari kita terlupa memasukan unsur hal yang bersifat bajakan padahal mungkin maksud kita hanya informatif saja atau kita tidak sengaja memasang link video dari youtube.com yang berbau pornografi dan akhirnya kita kena "suspend". Karena itu kita sebaiknya memilih penyedia layanan hosting yang memiliki kebijakan lebih longgar.

17. Ketahui sistem operasi (Operating System) yang didukung atau digunakan
Hal ini juga perlu diperhatikan dalam memilih web hosting sesuai kebutuhan kita, apakah servernya Unix, Linux atau Windows. Memilih hosting yang menggunakan system operasi Linux cenderung lebih murah dibanding Windows, dan sudah cukup baik untuk ngeblog.

18. Pilih kapasitas penyimpanan (storage) sesuai kebutuhan
Makin besar kapasitas penyimpanan tentu saja biayanya juga semakin mahal. Kapasitas penyimpanan ini sering diukur dalam satuan MB (megabyte) atau GB (gigabyte) yaitu 25MB, 50MB, 1GB, bahkan ada yang tak terbatas. Sebaiknya pilih sesuai kebutuhan kita ngeblog dan budget kita, karena untuk penyimpanan saat ini banyak tersedia file hosting, image hosting, dan video hosting gratisan yang bisa kita manfaatkan untuk share file, image dan video.

19. Pilih kapasitas bandwith transfer data (data transfer) sesuai kebutuhan
Kapasitas bandwidth yang diberikan adalah jumlah transfer data "traffic yang biasanya diukur dengan satuan GB/bulan. Misalnya perusahaan hosting yang menyediakan bandwith 1GB sebulan, maksudnya apabila kita memiliki sebuah file HTML dengan ukuran 30kb (sudah termasuk images) dan pengunjung blog kita perhari sekitar 100 orang, maka kita menghabiskan bandwith per bulan 90MB (30Kb x 100 orang x 30 hari). Dan apabila kita memiliki 10 halaman maka kita butuh 900MB. Jadi semakin banyak pengunjung blog kita tentu saja bandwidthnya juga akan semakin besar. Bila memungkinkan pilih penyedia web hosting yang ada fitur biaya tambahan bila melebih batas. Kebanyakan hosting Indonesia menyediakan bandwith yang kecil, hosting luar negeri menyediakan bandwith yang lebih besar hingga tak terbatas dan murah.

20. Pilih jumlah dan jenis database yang diberikan sesuai kebutuhan
Apabila kita membuat blog atau website dinamis, pastikan kita memeriksa berapa banyak database yang disediakan dan jenis databasenya apakah MySQL, PostgreSQL, Access dll. Bila kita hanya ingin membuat satu blog, maka satu database cukup. Bila kita ingin membuat banyak niche blog maka kita akan membutuhkan banyak database. Sebaiknya memilih paket hosting dengan minimal 10 database yang berjenis MySQL.

21. Ketahui bahasa script (Scripting Language) yang didukung
Jika kita membuat file PHP apakah hostingnya mendukung file PHP. Demikian juga apabila kita membuat web menggunakan ASP, JSP, Perl, Python, dan Ruby apakah hostingnya mendukung. Sebaiknya memilih hosting yang mendukung semua bahasa script yang ada, atau minimal PHP dan ASP.


22. Periksa jenis Control Panel yang digunakan
Control panel yang baik adalah yang berbasis manajemen account. Sebaiknya kita memilih hosting yang telah menggunakan control panel versi terbaru, memiliki fitur instalasi blog / situs instant, PHP Myadmin terbaru.

23. Cek Kemudahan dan Lama Setup / Aktifasi
Pastikan kita memilih web hosting yang memiliki lama setup / aktifasi kurang dari satu hari atau bahkan instant (otomatis). Menunggu berhari-hari hanya untuk proses aktivasi tentunya sangat tidak masuk akal apalagi proses aktifasi web hosting terkomputerisasi.

24. Teliti system dan syarat pembayaran (Payment Terms)
Pertimbangkan dengan baik resiko yang mungkin dihadapi dalam memilih web hosting, baik resiko terbaik maupun resiko terburuk. Beberapa web hosting mungkin menyediakan fasilitas free trial (mencoba dulu selama beberapa hari) tetapi mungkin saja setelah beberapa bulan kita menemukan masalah dan ingin berpindah hosting tapi menghadapi masalah lain seperti tidak adanya jaminan uang kembali dan susahnya proses transfer keluar dari penyedia hosting tersebut. Karena itu penting untuk memilih paket hosting yang memberikan pilihan paket pembayaran bulanan yang tidak mengikat yang bisa kapan saja kita putus jika kita tidak memerlukan lagi layanannya atau jaminan uang kembali untuk paket pembayaran dengan periode yang lebih lama.

25. Jangan terpengaruh oleh harga yang ditawarkan
Para provider itu memiliki perkumpulan yang sudah menentukan harga standar untuk harga jual domain dan hosting, jangan mudah terbujuk oleh harga yang murah karena itu bisa saja illegal.

Periksa harga yang ditawarkan oleh penyedia hosting, seringkali harga berbanding lurus dengan kualitas, tetapi juga harga yang terlalu mahal bisa menunjukkan tidak efisiennya sesuatu. Hindari penyedia hosting yang menawarkan kapasitas berlebih (space besar berpuluh atau ratus gigabyte dan bandwidth besar beratus atau ribu gigabyte) dengan harga yang terlalu murah, penyedia hosting yang demikian hanya melakukan overselling, menjual jauh melebihi kapasitas yang mereka miliki sebenarnya.

26. Cek ketersediaan fitur tambahan
Fitur tambahan yang perlu kita cek adalah:
1. Email : Ketersediaan Email baik berupa POP3, autoresponder, maupun autoforwarding.

2. CGI-Bin : Ketersediaan CGI-Bin akan membantu dalam memodifikasi skrip atau cari yang sudah menyiapkan skrip yang bisa digunakan.

3. FrontPage : Apa ekstensi khusus yang diperlukan untuk FP.

4. IP Address : Ketersediaan Alamat IP unik untuk blog / situs kita.

5. Log Files : File log yang menyimpan data "mentah" baris per baris detail kegiatan.

6. Statistics : Ketersediaan Statistik untuk mendukung pengecekan traffic blog / situs kita berupa ringkasan dan sebaiknya ada dalam bentuk grafis.

7. Secure Server (SSL) : Ketersediaan layanan Secure Server (SSL) yang dibutuhkan untuk e-commerce.

8.Shopping Cart : Ketersediaan keranjang belanja yang standard untuk kebutuhan e-commerce.






- bloggerpemula.info@TIPS Lengkap Memilih Web Hosting


Source :
http://www.bloggerpemula.info/tips-lengkap-memilih-web-hosting-sesuai-kebutuhan/

CARA MENGHITUNG kebutuhan AC sesuai dengan Luas Ruangan yang ada

Sebagian besar orang setelah pasang AC, tapi selalu merasakan tidak maksimal mengenai tingkat kedinginannya, bahkan ada yang sebaliknya, ada yang ternyata kedinginan. Kesemua ini dikarenakan adanya kesalahan di dalam memperhitungkan kapasitas AC yang terpasang dengan kondisi Ruangan yang ada. Nah, disini saya coba berbagi sedikit informasi mengenai cara menghitung kebutuhan AC sesuai dengan luas ruangan yang akan kita pasangkan AC.
Mari simak pembahasan berikut ini...

Berikut adalah cara sederhana di dalam menghitung kebutuhan AC.
AC dihitung dalam satuan BTU (British Thermal Unit)
Rumus :
Kebutuhan AC = Luas Ruangan * Koeffisien
dimana : koeffisien 1 m2 = 500 BTU/hr.
untuk ruangan dengan tinggi standard 2.5 - 3.5m.

Misalnya ruangan dengan ukuran 3m x 4m.
Kebutuhan AC adalah
= (3m x 4m) * 500 BTU/hr
= 12 m2 / 500 BTU/hr
= 6000 BTU/hr
Artinya kebutuhan AC untuk ruangan 3m x 4m = 6000 BTU/hr.

1 PK kompresor AC bisa menghasilkan antara 8.000 - 10.000 Btu/hr.
supaya tidak bingung, ambil cara praktis, 1 PK setara 9.000 Btu/hr.
Bila hitungan = 6000 Btu/hr setara dengan 0.6667 PK.
Disarankan menggunakan 0.75 PK = 3/4 PK = 7000 BTU/hr, karena bila terjadi penurunan
kapasitas AC masih tetap mampu mendinginkan ruangan.

Cara praktis pakai tabel dibawah ini


Untuk yang lebih advance, bisa menggunakan rumus ini :

(W x H x I x L x E) / 60 = kebutuhan BTU

W = Panjang Ruang (dalam feet)
H = Tinggi Ruang (dalam feet)
I = Nilai 10 jika ruang berinsulasi (berada di lantai bawah, atau berhimpit dengan ruang lain).
Nilai 18 jika ruang tidak berinsulasi (di lantai atas).
L = Lebar Ruang (dalam feet)
E = Nilai 16 jika dinding terpanjang menghadap utara; nilai 17 jika menghadap timur;
Nilai 18 jika menghadap selatan; dan nilai 20 jika menghadap barat.
1 Meter = 3,28 Feet


Kapasitas AC berdasarkan PK:
AC ½ PK = ± 5.000 BTU/h
AC ¾ PK = ± 7.000 BTU/h
AC 1 PK = ± 9.000 BTU/h
AC 1½ PK = ±12.000 BTU/h
AC 2 PK = ±18.000 BTU/h

Contoh Hitungan:
Ruang berukuran 9m x 4m atau (29 kaki x 13 kaki), tinggi ruangan 3m (10 kaki) tidak berinsulasi, dinding panjang menghadap ke timur. Kebutuhan BTU = (29 x 13 x 18 x 10 x 17) / 60 = 19.227 BTU alias cukup dengan AC 2 PK.

Demikian sedikit informasi mengenai cara menghitung kebutuhan AC sesuai dengan Luas Ruangan yang tersedia. Semoga membantu.


Source :
http://19design.wordpress.com/2008/09/10/tip-cara-menghitung-kebutuhan-ac/ & http://www.scribd.com/doc/38249762/Cara-Menghitung-Kebutuhan-AC

Empeng atau Dot untuk Bayi. Baik atau Buruk?


Dot untuk minum susu dari botol, atau empeng, masih menjadi perdebatan di kalangan orangtua dan ahli kesehatan. Para ahli kesehatan mengatakan empeng tidak baik karena bisa merusak bentuk gigi, tapi kebanyakan orangtua bilang hal itu tak masalah. Apalagi, si bayi suka, dan membuatnya berhenti menangis. Apa pro dan kontra seputar empeng untuk bayi ini?

Pro
* Mengurangi kemungkinan kematian tiba-tiba.
Perkumpulan dokter anak di Amerika, The American Academy of Pediatrics, merekomendasikan orangtua untuk membiarkan anak tertidur di malam atau siang hari sambil mengisap empeng dalam satu tahun pertama kehidupannya. Nampaknya, hal ini merupakan perlindungan yang efektif untuk melawan kemungkinan Sudden Infant Death Syndrome (SIDS), yakni ketika bayi tercekat dan tidak bisa bernapas saat tertidur. Berikan empeng saat ia akan tidur, namun jangan dipasangkan kembali saat ia sudah tertidur.

* Jennifer Shu, MD, pengarang Heading Home with Your Newborn: From Birth to Reality, mengatakan bahwa empeng bisa membantu bayi lebih tenang. Terlebih lagi, empeng juga bisa membantu mengurangi rasa ketidaknyamanan pada bayi yang menangis atau kolik.

* Memuaskan refleks mengisapnya. Beberapa bayi memiliki kebutuhan refleks untuk mengisap lebih banyak dari saat ia mengisap botol atau dari payudara ibu. Untuk bayi-bayi yang butuh bantuan untuk memuaskan refleks mengisap, empeng bisa memenuhi kebutuhan ini.

* Lebih mudah menghentikannya. Ketika Anda yakin sudah saatnya bayi berhenti mengisap empeng, akan lebih mudah menghentikannya untuk ngempeng, ketimbang harus memintanya berhenti mengisap jempol.


Kontra

* Menurut sebuah studi yang dilaporkan pada perkumpulan dokter anak di Amerika, empeng bisa meningkatkan setidaknya 40 persen infeksi telinga (acute otitis media) pada anak. Karena belum jelas alasannya, para peneliti belum bisa memastikan mengapa hal ini terjadi. Ditengarai, karena terjadinya perubahan tekanan di antara telinga bagian tengah dan tenggorokan bagian atas.

Namun, dikabarkan pula bahwa anak-anak yang berhenti menggunakan empeng secara perlahan usai usia 6 bulan, kemungkinan terkena infeksi telinga akan menurun sebanyak sepertiga persen, ketimbang anak sebayanya yang masih mengisap empeng.

* Jika diperkenalkan terlalu cepat, akan ada kemungkinan terjadi kebingungan pada anak antara puting ibu dan empeng. Jika ingin memberikan empeng pada bayi, tunggulah hingga usianya sekitar 1 bulan.

* Ada pula kemungkinan orangtua salah memberikan empeng kepada bayi pada saat ia sebenarnya butuh nutrisi, seperti ASI atau susu dalam botol.
Bayi yang terlalu semangat atau sangat lekat dengan empengnya, kemungkinan akan butuh penyesuaian pada bentuk giginya di masa depan. Tak tertutup kemungkinan pula akan ada kesulitan dalam pengucapan. Untuk bayi yang tak terlalu lekat dengan empengnya, nampaknya tak akan menjadi masalah.

"Empeng memang sangat mempan untuk membuat bayi yang rewel cepat kalem, asalkan digunakan dalam waktu yang singkat, agar tidak merusak giginya" terang Kimberly A. Harms, DDS, dokter gigi dari American Dental Association.

Sumber: kompas
Source : http://seputarduniaanak.blogspot.com/2010/01/empeng-baik-atau-buruk.html

True Story - Tukang Becak aja Bisa, Bagaimana dengan Kita?


Sebuah Cinta yang Istimewa untuk Seseorang yang Luar Biasa! (kisah Bai Fang Li) - TRUE STORY

Namanya BAI FANG LI. Pekerjaannya adalah seorang tukang becak. Seluruh hidupnya dihabiskankan di atas sadel becaknya, mengayuh dan mengayuh untuk memberi jasanya kepada orang yang naik becaknya. Mengantarkan kemana saja pelanggannya menginginkannya, dengan imbalan uang sekedarnya.

Tubuhnya tidaklah perkasa. Perawakannya malah tergolong kecil untuk ukuran becaknya atau orang-orang yang menggunakan jasanya. Tetapi semangatnya luar biasa untuk bekerja. Mulai jam enam pagi setelah melakukan rutinitasnya, dia melalang dijalanan, di atas becaknya untuk mengantar para pelanggannya. Dan ia akan mengakhiri kerja kerasnya setelah jam delapan malam. Para pelanggannya sangat menyukai Bai Fang Li, karena ia pribadi yang ramah dan senyum tak pernah lekang dari wajahnya. Dan ia tak pernah mematok berapa orang harus membayar jasanya. Namun karena kebaikan hatinya itu, banyak orang yang menggunakan jasanya membayar lebih. Mungkin karena tidak tega, melihat bagaimana tubuh yang kecil malah tergolong ringkih itu dengan nafas yang ngos-ngosan (apalagi kalau jalanan mulai menanjak) dan keringat bercucuran berusaha mengayuh becak tuanya.

Bai Fang Li tinggal disebuah gubuk reot yang nyaris sudah mau rubuh, di daerah yang tergolong kumuh, bersama dengan banyak tukang becak, para penjual asongan dan pemulung lainnya. Gubuk itupun bukan miliknya, karena ia menyewanya secara harian. Perlengkapan di gubuk itu sangat sederhana. Hanya ada sebuah tikar tua yang telah robek-robek dipojok-pojoknya, tempat dimana ia biasa merebahkan tubuh penatnya setelah sepanjang hari mengayuh becak.

Gubuk itu hanya merupakan satu ruang kecil dimana ia biasa merebahkan tubuhnya beristirahat, di ruang itu juga ia menerima tamu yang butuh bantuannya, di ruang itu juga ada sebuah kotak dari kardus yang berisi beberapa baju tua miliknya dan sebuah selimut tipis tua yang telah bertambal-tambal. Ada sebuah piring seng yang mungkin diambilnya dari tempat sampah dimana biasa ia makan, ada sebuah tempat minum dari kaleng. Di pojok ruangan tergantung sebuah lampu templok minyak tanah, lampu yang biasa dinyalakan untuk menerangi kegelapan di gubuk tua itu bila malam telah menjelang.

Bai Fang Li tinggal sendirian digubuknya. Dan orang hanya tahu bahwa ia seorang pendatang. Tak ada yang tahu apakah ia mempunyai sanak saudara sedarah. Tapi nampaknya ia tak pernah merasa sendirian, banyak orang yang suka padanya, karena sifatnya yang murah hati dan suka menolong. Tangannya sangat ringan menolong orang yang membutuhkan bantuannya, dan itu dilakukannya dengan sukacita tanpa mengharapkan pujian atau balasan.

Dari penghasilan yang diperolehnya selama seharian mengayuh becaknya, sebenarnya ia mampu untuk mendapatkan makanan dan minuman yang layak untuk dirinya dan membeli pakaian yang cukup bagus untuk menggantikan baju tuanya yang hanya sepasang dan sepatu bututnya yang sudah tak layak dipakai karena telah robek. Namun dia tidak melakukannya, karena semua uang hasil penghasilannya disumbangkannya kepada sebuah Yayasan sederhana yang biasa mengurusi dan menyantuni sekitar 300 anak-anak yatim piatu miskin di Tianjin. Yayasan yang juga mendidik anak-anak yatim piatu melalui sekolah yang ada.

Hatinya sangat tersentuh ketika suatu ketika ia baru beristirahat setelah mengantar seorang pelanggannya. Ia menyaksikan seorang anak lelaki kurus berusia sekitar 6 tahun yang yang tengah menawarkan jasa untuk mengangkat barang seorang ibu yang baru berbelanja. Tubuh kecil itu nampak sempoyongan mengendong beban berat dipundaknya, namun terus dengan semangat melakukan tugasnya. Dan dengan kegembiraan yang sangat jelas terpancar di mukanya, ia menyambut upah beberapa uang recehan yang diberikan oleh ibu itu, dan dengan wajah menengadah ke langit bocah itu berguman, mungkin ia bersyukur untuk rezeki yang diperolehnya hari itu.

Beberapa kali ia perhatikan anak lelaki kecil itu menolong ibu-ibu yang berbelanja, dan menerima upah uang recehan. Kemudian ia lihat anak itu beranjak ke tempat sampah, mengais-ngais sampah, dan waktu menemukan sepotong roti kecil yang kotor, ia bersihkan kotoran itu, dan memasukkan roti itu ke mulutnya, menikmatinya dengan nikmat seolah makanan yang sangat berharga.

Hati Bai Fang Li tercekat melihat itu, ia hampiri anak lelaki itu, dan berbagi makanannya dengan anak lelaki itu. Ia heran, mengapa anak itu tak membeli makanan untuk dirinya, padahal uang yang diperolehnya cukup banyak, dan tak akan habis bila hanya untuk sekedar membeli makanan sederhana.

“Uang yang saya dapat untuk makan adik-adik saya….” jawab anak itu.
“Orang tuamu dimana…?” tanya Bai Fang Li.
“Saya tidak tahu…., ayah ibu saya pemulung…. Tapi sejak sebulan lalu setelah mereka pergi memulung, mereka tidak pernah pulang lagi. Saya harus bekerja untuk mencari makan untuk saya dan dua adik saya yang masih kecil…” sahut anak itu.

Bai Fang Li minta anak itu mengantarnya melihat ke dua adik anak lelaki bernama Wang Ming itu. Hati Bai Fang Li semakin merintih melihat kedua adik Wang Ming, dua anak perempuan kurus berumur 5 tahun dan 4 tahun. Kedua anak perempuan itu nampak menyedihkan sekali, kurus, kotor dengan pakaian yang compang camping.

Bai Fang Li tidak menyalahkan kalau tetangga ketiga anak itu tidak terlalu perduli dengan situasi dan keadaan ketiga anak kecil yang tidak berdaya itu, karena memang mereka juga terbelit dalam kemiskinan yang sangat parah, jangankan untuk mengurus orang lain, mengurus diri mereka sendiri dan keluarga mereka saja mereka kesulitan.

Bai Fang Li kemudian membawa ke tiga anak itu ke Yayasan yang biasa menampung anak yatim piatu miskin di Tianjin. Pada pengurus yayasan itu Bai Fang Li mengatakan bahwa ia setiap hari akan mengantarkan semua penghasilannya untuk membantu anak-anak miskin itu agar mereka mendapatkan makanan dan minuman yang layak dan mendapatkan perawatan dan pendidikan yang layak.

Sejak saat itulah dalam usia 74 tahun Bai Fang Li menghabiskan waktunya dengan mengayuh becaknya mulai jam 6 pagi sampai jam delapan malam dengan penuh semangat untuk mendapatkan uang. Dan seluruh uang penghasilannya setelah dipotong sewa gubuknya dan pembeli dua potong kue kismis untuk makan siangnya dan sepotong kecil daging dan sebutir telur untuk makan malamnya. Pakaian yang dia kenakan adalah yang diambilnya dari tempat sampah. Beberapa helai pakaian adalah suatu kemewahan. Seluruhnya sisa uangnya ia sumbangkan ke Yayasan yatim piatu itu. Untuk sahabat-sahabat kecilnya yang kekurangan.

Ia merasa sangat bahagia sekali melakukan semua itu, ditengah kesederhanaan dan keterbatasan dirinya. Merupakan kemewahan luar biasa bila ia beruntung mendapatkan pakaian rombeng yang masih cukup layak untuk dikenakan di tempat pembuangan sampah. Hanya perlu menjahit sedikit yang tergoyak dengan kain yang berbeda warna. Mhmmm… tapi masih cukup bagus… gumannya senang.

Putrinya, Bai Jin Feng, menceritakan :”Ia menderita sepanjang hidupnya. Hemat terhadap makanan dan minuman. Menjahit dan menambal terus menerus pakaian yang ia kenakan. Ketika kamu membuang pakaian usangnya dan membelikannya yang baru, ia tidak akan mengenakannya bahkan ia juga marah-marah. Ia tetap mengenakan pakaian usangnya”

Bai Fang Li mengayuh becak tuanya selama 365 hari setahun, tanpa perduli dengan cuaca yang silih berganti, ditengah badai salju turun yang membekukan tubuhnya atau dalam panas matahari yang sangat menyengat membakar tubuh kurusnya.

“Tidak apa-apa saya menderita, yang penting biarlah anak-anak yang miskin itu dapat makanan yang layak dan dapat bersekolah. Dan saya bahagia melakukan semua ini…,” katanya bila orang-orang menanyakan mengapa ia mau berkorban demikian besar untuk orang lain tanpa perduli dengan dirinya sendiri. Ia tidak pernah mengharapkan penghargaan. Uang yang ia danakan ditujukan kepada para siswa yatim piatu yang memerlukannya. Ia tidak pernah meminta nama-nama siswa yang menerima bantuannya. Ia hanya pernah sekali berfoto bersama dengan beberapa siswa tersebut.

Saat ditanya harapan yang ia miliki terhadap para siswa yatim piatu itu, ia menjawab dengan rendah hati :’Saya hanya ingin mereka rajin belajar, mampu bekerja, menjadi orang yang berguna dan berbakti kepada negara.”

Hari demi hari, bulan demi bulan dan tahun demi tahun, sehingga hampir 20 tahun Bai Fang Li menggenjot becaknya demi memperoleh uang untuk menambah donasinya pada yayasan yatim piatu di Tianjin itu.

Saat berusia 90 tahun, dia mengantarkan tabungan terakhirnya sebesar RMB 500 (sekitar 650 ribu rupiah) yang disimpannya dengan rapih dalam suatu kotak dan menyerahkannnya ke sekolah Yao Hua.

Bai Fang Li berkata “Saya sudah tidak dapat mengayuh becak lagi. Saya tidak dapat menyumbang lagi. Ini mungkin uang terakhir yang dapat saya sumbangkan……” katanya dengan sendu.

Semua guru di sekolah itu menangis……..

Kalimat semacam itu baru pertama kali didengar oleh putri Bai Fang Li yang bernama Bai Jin Feng. Ayahnya tidak pernah menyerah sebelumnya..

Bai Fang Li wafat pada tanggal 23 September 2005 dalam usia 93 tahun. Ia meninggal dalam kemiskinan. Ia telah dinyatakan dokter menderita kanker paru-paru sejak Mei 2005. Ia tidak menyisakan uang maupun harta benda lainnya untuk dirinya sendiri. Ia hanya memiliki kerelaan dan cinta kasih.

Sekalipun begitu, dalam kurun waktu hampir 15 tahun (1986 – 2000) dia telah menyumbangkan uang sebesar RMB 350.000 (kurs 1300, setara 455 juta rupiah, jika tidak salah) melalui Organisasi Bantuan Pendidikan yang ia dirikan. Ia berdana kepada Yayasan yatim piatu dan sekolah-sekolah di Tianjin untuk menolong kurang lebih 300 anak-anak miskin.

Sangat banyak orang yang datang mengantarkan jenasahnya menuju ke peristirahatan terakhirnya.

Foto terakhir yang orang punya mengenai dirinya adalah sebuah foto dirinya yang bertuliskan “Sebuah Cinta yang istimewa untuk seseorang yang luar biasa“.



PESAN MORAL


- Ketika hidup seseorang dalam penderitaan, ia hendaknya selalu berusaha menambah kebajikan agar ia mendapatkan kebahagiaan dalam kehidupan ini maupun dalam kehidupan mendatang.

- Bila seseorang sedang hidup berbahagia, ia hendaknya justru selalu berusaha menambah kebajikan dengan badan, ucapan dan pikiran agar kebahagiaan yang ia rasakan dapat bertahan lama selama hidup ini maupun selanjutnya.

- Pada intinya, dalam menjalani suka maupun duka kehidupan, SETIAP SAAT HARUSLAH seseorang selalu memperbanyak kebajikan dengan badan, ucapan dan pikiran. Dengan demikian, kebahagiaan dapat ia wujudkan dalam kehidupan ini maupun selanjutnya.


Source : http://agfianto.wordpress.com/2010/09/19/sebuah-cinta-yang-istimewa-untuk-seseorang-yang-luar-biasa-kisah-bai-fang-li/
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...